Mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala menunjukkan komitmen untuk mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui partisipasi dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dalam rangkaian program ini, mereka melaksanakan magang di tiga balai pertanian strategis, yaitu Balai Proteksi Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (BPTPHP) Aceh, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Aceh, serta Balai Benih Hortikultura Tanaman Pangan dan Perkebunan (BBHTPP) Aceh.
Program magang ini bertujuan untuk memberikan mahasiswa pengalaman langsung di dunia kerja, sekaligus memperdalam pemahaman tentang pengelolaan hama, pengendalian penyakit tanaman, serta teknik pertanian modern. Melalui program ini, mahasiswa dapat:
- Menerapkan teori yang telah dipelajari di kelas ke dalam praktik nyata di lapangan.
- Mengembangkan keterampilan teknis dan manajerial yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
- Memahami peran balai pertanian sebagai institusi strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan ekspor komoditas pertanian.
![]() |
![]() |
![]() |
Program MBKM ini mendapat dukungan penuh dari pihak universitas dan tiga balai yang menjadi mitra. Pada saat pengantaran Mahasiswa ke lokasi magang, Ketua Program Studi Proteksi Tanaman menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi, memperluas jaringan, dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pertanian.








